Bertanam Dengan Botol Bekas

Banyak cara menyulap lingkungan rumah menjadi hijau dan sejuk, salah satunya dengan bertanam tanaman di dalam pot. Namun tak banyak orang yang bisa konsisten dengan kemauan nya untuk hidup di lingkungan hijau, kebanyakan dari mereka hanya suka hijaunya saja tanpa mau bercapek-capek merawatnya terlebih dengan rutinitas dan kesibukan yang tak bisa ditunda. Masalah klasik yang paling umum dijumpai adalah terlambat memberikan air atau pupuk pada tanaman sehingga mengakibatkan kematian pada tanaman.

Mensiasati hal itu, saya membuat desain pot mini yang lumayan modis namun lumayan efisien dalam hal pemupukan dan penyiraman. Mengadopsi berbagai macam sistem penanaman dalam bertanam hidroponik, saya rasa ini merupakan solusi sederhana yang sangat membantu dalam bertanam tanpa menyiram. Berikut penampakannya:

1

Itu merupakan tanaman tomat di dalam pot buatan saya, ide nya sederhana,…. yaitu tentang bagaimana menampung stock air dan pupuk sebanyak-banyaknya tanpa mengganggu pertumnbuhan tanaman. Cara itu juga mencakup tentang bagaimana tanaman dengan mudah dan alami bisa mendapatkan air dan nutrisi tanpa bantuan alat apapun.

2

Pot ini juga merupakan pengembangan dari serangkaian uji coba sistem bertanam dengan botol bekas dibawah ini.

3

Pada sistem aqua bekas diatas memang sangat murah dan mudah dilakukan, namun memiliki kekurangan yang nyata jika digunakan untuk bertanam, khususnya jika tanaman sudah mulai berbuah yakni air dan nutrisi akan cepat habis terserap, itu karena kapasitasnya yang kecil. Kelemahan lainnya, jika tanaman tumbuh dengan suburnya maka dipastikan pot mudah sekali tumbang dan roboh jika terkena angin. Dan kelemahan terakhir sistem botol ini adalah sirkulasi udara di akar yang kurang baik dan sangat minim sehingga sering terjadi busuk akar. Maka saya memodifikasinya seperti berikut:

4

Dengan begitu masalah kekurangan air dan nutrisi dapat teratasi, pot yang tumbang pun dapat dihindari karena dimensi pot yang jauh lebih luas dengan daya tampung cairan maksimal bisa 2 liter (kotak ukuran 5liter), itu merupakan ukuran yang cukup besar untuk menahan hembusan angin.

5

Sirkulasi udara juga lebih terjamin karena terdapat ruangan kosong yang cukup luas. Terdapat satu lubang kecil sebagai lubang sirkulasi udara sekaligus sebagai lubang pengecekan larutan. Terdapat 2 lubang untuk meletakkan tanaman, dengan jarak yang cukup aman untuk tanaman kecil, sedang atau pun tanaman menjalar seperti mentimun dan melon dengan menambahkan rambatan tali ataupun ajir dari kayu untuk membuat tanaman tumbuh secara vertikal. Ini juga nampak sangat manis dan cocok sekali jika digunakan untuk bertanam hidroponik strawbery seperti yang saya lakukan ini,….

6

Didalamnya diberi larutan nutrisi yang menyuplai pupuk bagi pertumbuhan tanaman selama beberapa hari bahkan minggu.

7

Hanya menambahkan larutan nutrisi hidroponik ataupun larutan racikan sendiri setinggi seperempat pot saja kita sudah bisa meninggalkan tanaman kita selama seminggu lebih dengan tanpa masalah kekeringan. Kita bisa membuatnya dengan kotak apapun dan dengan cara dan desain apapun yang kita sukai.

8
9

Happy gardening,….

(Visited 194 times, 1 visits today)
April 6, 2016

Leave a Reply